Senin, 18 Desember 2017

MAKALAH TENTANG PEMBAHARUAN ISLAM

Kata Pengantar

Puji dan syukur Alhamdulillah kami panjatkan atas kehadirat Allah swt. Yang senantiasa melimpahkan rahmat, nikmat, taufiq dan hidayahnya kepada kita semua. Sehingga dengan itu semua kami masih dapat melaksanakan tugas dengan menyelesaikan makalah ini, Selanjutnya shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi Muhammad Saw, para keluarga, sahabat dan para pengikut beliau secara keseluruhan.
Kemudian ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah terlibat membantu dalam proses pembuatan makalah ini. Juga ucapan terima kasih kami haturkan kepada bapak dosen pembimbing mata kuliah Tafsir Tematik yang telah memberikan tugas makalah ini kepada kami, sehingga memberikan kesempatan kepada kami untuk terlibat aktif dalam proses mengikuti kegiatan belajar mengajar didalam dikelas.
Selanjutnya, kepada para pembaca, kami sangat mengharapkan kritik dan sarannya kepada kami apabila masih terdapat banyak kekurangan maupun kesalahan yang terdapat didalam makalah ini. Karena bagaimanapun juga yang namanya manusia tentu memiliki salah dan khilaf.           
Akhirnya harapan kami semua selaku kelompok pemakalah semoga apa yang telah dan akan kita laksanakan didalam menuntut ilmu ini, kiranya mendapat ridho dari Allah swt. Dan berbagai kesalahan semoga diampuni-Nya. Dan kepada para pembaca semoga makalah kami ini dapat bermamfaat. Amin.





Daftar isi
Bab I   : Pendahuluan..............................................................................                  
A.    Latar Belakang.............................................................................                  1
Bab II. : Pembahasan...............................................................................                 
B.     Pengertian Pembaharuan Islam....................................................                  2
C.     Pembaharuan Dimasa Turki Usmani............................................                  3
1.  generasi pembaruan pertama..................................................                  3
2. Kelompok Tanzimat.................................................................                  3
a). Mustafa Rasyid Pasy..................................................                  4
b). Mustafa sami pasha....................................................                  4
c). Muhmed syadiq rifat pasha........................................                  5
d). Muhmed syadiq rifat pasha.......................................                  5
D.    Pembaharuan Di India..................................................................                  6
     -Syekh Wali Allah Dari Delhi........................................................                  6
     -Syekh Ahmad Sirhindi................................................................                  7
E.     Pendudukan Napoleon dan Pembaharuan Mesir.........................                8-9
F.      Jamaluddin Al-Afghani................................................................                10
G.    Muhammad Abduh......................................................................                10
Bab II. : Penutup.....................................................................................                   
H.      Kesimpulan.................................................................................                11
Daftar pustaka.........................................................................................                vii



PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
     Pembaharuan dalam Islam dikenal juga dengan modernisasi Islam,yang mempunyai tujuan untuk menyesuaikan ajaran yang terdapat dalam Agama dengan ilmu pengetahuan dan Falsafah modern,tetapi perlu diingat bahwa dalam Islam ada ajaran yang tidak bersifat mutlak,yaitu penafsiran atau interpristasi dari ajaran-ajaran yang bersifat abadi dari masa ke masa.dengan kata lain pembaharuan mengenai ajaran-ajaran yang bersifat mutlak tak dapat diadakan karena sudah tidak bisa lagi diganggu gugat seperti pada hukum-hukum yang tercantum dalam Al-Qur’an.pembaharuan dapat dilakukan dengan meninjau kembali beberapa aspek yang memang memerlukan untuk diperbaharui seiring dengan perkembangan zaman yang semakin modern sehingga mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti sekarang ini.














PEMBAHASAN

B.Pengertian Pembaharuan Islam

      Dalam bahasa Arab,sesuatu dikatakan “Jadid”(baru),jika bagian-bagiannya masih erat menyatuh dan masih jelas.Dalam kosa kata Islam kata pembaruan digunakan kata tajdid yang berasal dari kata jadid.kemudian terdapat berbagai istilah yang dipandang memiliki relevansi makna dengan pembaruhan yaitu modernisasi,reformisasi,revilatisasi,dan lainnya.selain kata tajdid ada istilah lain dalam kosa kata Islam tentang kebangkitan dan pembaruan,yaitu kata islah.kata tajdid biasa diterjemahkan “pembaruhan” dan islah sebagai “perubahan”.
      kedua kata tersebut secara bersama-sama mencerminkan suatu tradisi yang berlanjut,yaitu suatu upaya menghidupkan kembali keimanan Islam berserta praktek-prakteknya dalam komunitas kaum muslimin.
       Pembaharuan berarti proses atau kegiatan memperbaiki supaya menjadi baru,jadi seluruh kegiatan membaharui,menata kembali,dan mengubah disebut pembaharuan.pembaharuan dalam Islam berarti pikiran dan gerakan untuk menyesuaikan paham-paham keagamaan Islam dengan perkembangan baru yang ditimbulkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern[1].





    C.  Pembaharuan Dimasa Turki Usmani
- Generasi Pembaruan Pertama
     Usaha modernisasi di turki sebenarnya lebih awal dibandingkan mesir.periodesasi modern di turki mulai muncul kekalahan-kekalahan mereka di medan perang melawan bangsa-bangsa eropa.ketika itu,kecanggihhan militer eropa membuat turki sadar bahwa ada kemajuan di belahan bumi lainnya yang dapat mengalahkan mereka.tahun 1683 tentara besar usmani dipukul mundur oleh tentara eropa dalam sebuah pertempuran untuk menguasai wina.kerajaan usmani dengan terpaksa menyerahkan sebagian wilayah diantaranya Hongaria kepada Austria,daerah Podolia kepada Polandia,dan Azov kepada Russia.kini mulai terbukalah mata orang turki tentang kelemahan mereka selama ini dan mereka pun ingin belajar banyak atas kemajuan eropa.
-Kelompok Tanzimat
Kelompok tanzimat adalah suatu generasi pelanjut dari ide-ide Mahmud 2 yang banyak berperan,mengadakan usaha perbaikan,pengaturan dan penyusunan undang-undang baru baik bidang ekonomi,pendidikan,militer,pemerintahan dan sosial di Turki pada waktu gencar-gencarnya usaha modernisasi turki.sejumlah tokoh pentingmasa tanzimat ini berperan merakit ide-ide yang waktu itu dianggap cukup radikal.
Mereka ini selain sudah mampu mencermati ide-ide modern barat,juga peluang pembaruan itu sendiri makin terbuka bagi rakyat turki. sehingga relative kecil tantangan yang dihadapi pada saat usaha pembaruan itu lebih dinamis lagi dijalankan.
Peran kelompok tanzimat yang lebih efektif antara tahun 1839-1971.walaupun nanti kelompok ini tidak secara langsung berada di pemerintahan,namun ide mereka berpengaruh dalam kekuasaan Negara.para tokoh tanzimat yang dianggap paling berpengaruh ialah:




a). Mustafa Rasyid Pasya
Mustafa Rasyid Pasya dilahirkan di Istanbul tahun 1800,termasuk tokoh utama dalam pembaruan ini.pengalaman pendidikan Madrasah membuat ia termasuk kelompok terpelajar.hal ini pula yang mengantarkannya menduduki jabatan pemerintahan nantinya.karier awal yang ditempuh,sebagai pegawai pemerintah.kemudian karena kedudukannya kian meningkat,maka tahun 1834  ia dikirim ke paris sebagai duta besar.saat berada di negeri Napoleon inilah,ia makinkenal dengan ide-ide Revolusi Perancis itu sendiri.beberapaperiode berikutnya,ia sempat menjadi duta besar di sejumlah Negara eropa lainnya.kemudian,setelah ia menjadi duta besar luar negeri tahun 1839 sampai jabatan puncak selaku perdan menteri.
Dari hasil kunjungannya ke beberapa Negara barat itu,ia melihat sebab-sebab kemajuan yang dicapai mereka secara umum antara lain,toleransi kehidupan beragama amat tinggi.orang eropa juga mampu melepaskan sekat-sekat agama dalam perkehidupannya.

b). Mustafa Sami Pasha
            mustafa sami pasha (wafat.1855) ialah seorang yang mempunyai pengalaman luas dan terutama sekali pernah berkunjung ke negara eropa.pengalamannya itulah yang mendorong ia untuk bergabung dalam tanzimat dan selalu bergairah mendukung gagasan pembaruan ditubuh pemerintah turki.
            Selama ia berkunjung ke negara perancis dan eropa lainnya terlihat jelas bahwa kemajuan barat saat itu karena ditunjang oleh ilmu pengetahuan dan teknologi.turki saat ini terbelakang bahkan dapat dikalahkan oleh mereka juga akibat tidak menguasai iptek jadi wajar kalau kemajuan barat seperti itu patut ditiruh oleh bangsa turki.lebih lanjut ia mengatakan bahwa eropa menjunjung tinggi pendidikan dalam semua lapisan masyarakat luas sehingga merupakan tuntutan mutlak bagi mereka.



c). Muhmed Syadiq Rifat Pasha
            Mahmed syadiq rifat pasha yang hidup tahun 1807-1856 adalah seorang tokoh tanzimat yang berpengaruh dalam ide pembaharuan.pemikikiran rifat pasha juga banyak terarah kepada perbaikan perundang-undangan.menurutnya,untuk menjadikan negara dapat berjalan baik,maka sultan mesti tunduk kepada undang-undang.negara juga mutlak tunduk pada peraturan yang berlaku,kodifikasi, hukum admitristasi yang dibuat,dan sebagainya.dengan demikian hukum benar-benar dijunjung tinggi.
            Produk hukum masa itu sudah dianggap merupakan perpaduan dari berbagai hukum internasional.turki untuk pertama sekali dalam sejarah dunia islam menerapkan hukum positif.hukum pidana dikenalkan pada tahun 1840,hukum dagang dikeluarkan 1850,begitu juga badan-badan yang menjalakan roda hukum diperbaharuinya.mahkama baru urusan pidana dan sipil di dirikan pada tahun 1847.

d). Ali Pasha dan Faud Pasha
            Ali pasha (1815-1871) dan Fuad Pasha (1815-1869) merupakan murid-murid Musthafa Rasyid Pasha yang turut menyukseskan program tanzimat,bahkan dalam hal menerapkan perundang-undangan produk paska piagam Humayun.
            Ali Pasha sebagai orang yang dekat dengan para pengusaha terutama gurunya,mempunyai hubungan langsung dengan langkah-langkah pembaruan saat itu.dengan kemampuan dan kepribadian yang dimiliki,karirnya cepat naik sampai menjadi pejabat istana.






D.Pembaharuan Di India
-Syekh Wali Allah Dari Delhi
            Terlahir dengan nama Ahmad Bin Abdul Rahman (1702-1762),syekh wali allah merupakan seorang penulis yang produktif dan pemikir yang berpengaruh,tidak hanya di india tapi juga di jazirah arab.jika dileti mata rantai pengajaran hadits secara seksama maka mayoritas ahli hadits di india pernah belajar kepadanya.karyanya yang paling terkenal adalah hujjat Allah al-baltgab,semacam artikel keagamaan yang filosofis,yang diajarkan di universitas Al-azhar kairo dalam satu periode Mustafa al-zabidi (w.1791).pengarang kamus bahasa arab yang terkenal,taj al-‘arusy dan penulis kumpulan komentar terhadap al-ghazali adalah murid syekh wali allah di delhi sebelum akhirnya ia pindah ke kairo pada abad ke-18 meskipun jika ditinjau dari intisari kualitas pemikirannya,wali allah sudah pasti masuk dalam jajaran top ranking pemikir islam,namun ia merasa belum menjadi terkenal.Syekh wali allah mempersembahkan,secara sedrhanasebuah sintesis (perpaduan) seluruh disiplin ilmu yang dimatangkan oleh muslim lainnya,seperti filsafat,teologi,psikologi,sosiologi,hokum,tasawuf dan tentu saja sejarah. Pertama-tama,syekh wali allah mengungkap metafisik dari tradisi islam yang mistis-filosofis yang ditafsirkan dan diformulasikan ke dalam struktur baru dengan maksud untuk membawa agama ortodoks,syariat islam menjadi focus perhatian,masih sekitar uapaya wali allah,kemudian ia merangkai seluruh teori yang ia kemukakan dalam beragam disiplin ilmu .salah satu cirri yang menonjol dari system metafisik ini yang mungkin dicatat sebelum kita benar-benar berusaha untuk mendeskripsikannya,adalah bahwa seperti umumnya neo-platonisme,system ini tidak dapat mengenali perbedaan-perbedaan  yang berarti antara hal yang bersifat material dan spiritual.sebenarnya ada beberapa wujud perwakilan spiritual di dunia ini.namun,mereka berwujud benda (materi).wali allah menaturalkan supranatural dan sebaliknya,mensupranaturalkan natural.kenyataannya,perbedaan tersebut tidak tercantum dalam analisa terakhirnya.lagipula,sgala hal yang bersifat material bukanlah sesuatu yang terjadi tanpa sebab dan alas an.alam semesta,sbakbs akbar,secara literal diartikan ‘orang terbesar’ sebuah ide otentik dari pemikiran stoik neo-platinian,sebagai contoh.pemikiran ini menyebutkan bahwa emosi dapat menyebabkan perubahan fisik.[2]
-Syekh Ahmad Sirhindi
            Syekh Ahmad Sirhind (1564-1624 M).dikenal sebagai tokoh pembaharu islam pada milenium kedua.julukan tersebut yang proklamerkan sendiri di sirhindi,sebuah daerah di india bagian timur,dimana pusaranya masih dianggap sebagai objek pemujaan yang populer.kontribusinya dalam pembaharuan dunia islam tampak dari usaha-usaha yang ia lakukan untuk menempatkan doktrin dan praktek sufi dibawah kendali hukum syari’at.
            Tatkala ia berada di turki ia mencoba member nasehat kepada sultan untuk mengubah sistem pemerintahan,tapi sultan menolak.dengan terpaksa ia pergi ke Negara eropa,di negeri ini bebas mengemukakan pendapat.untukmenyebarkan ide pembaharuan,ia menerbitkan makalah mizam.
            Sama dengan riza ,mahmed murad menganggap kemunduran turki usmani selama ini tidak terletak pada islam dan rakyatnya,tapi terletak pada system pemerintahannya.sultan yang memerintahkansecara absolut perlu dibati oleh undang-undang.ia mengusulkan supaya dibentuk badan pengawas yaitu berupa dewan syari’at agung yang anggota-anggotanya terdiri dari perwakilan Negara islam di afrika dan asia.dewan inilah nanti yang mengawasi sultan (pemerintah) agar tidak melanggar system musyawarah dalam konstitusi.dengan jalan itu,sultan dapat menjalankan keinginan-keinginan rakyat tanpa tindakan absolut.[3]



E.Pendudukan Napoleon Dan Pembaharuan Mesir
            Setelah selesainya Revolusi 1789 Perancis mulai menjadi Negara besar yang mendapat saingan dan tantangan dari Inggris.Inggris diwaktu itu telah meningkat kepentingan-kepentingannya di India dan untuk memutuskan komunikasi anatara Inggris di barat dan timur,Napoleon melihat bahwa Mesir perlu diletakkan di bawah kekuasaan Perancis.di samping itu Perancis perlu pada pasaran baru untuk hasil perindustariannya.Napoleon sendiri kelihatannya mempunyai tujuan sampingan lain.Alexander Macedonia pernah menguasai Eropa dan Asia sampai ke India,dan Napoleon ingin mengikuti jejak Alexander ini.tempat strategis untuk menguasai kerajaan besar seperti yang dicita-citakannya itu,adalah Kairo dan bukan Roma atau Paris.inilah beberapa hal yang mendorong Perancis dan Napoleon untuk menduduki Mesir.
            Mesir pada waktu itu berada dibawah kekuasaan kaum Mamluk.sungguhpun sejak ditaklukkan oleh Sultan Salim di tahun 1517,daerah ini pada hakekatnya merupakan bahagian dari kerajaan Usmani.tetapi setelah bertambah lemahnya kekuasaan Sultan-sultan di abad ketujuh belas,Mesir mulai melepaskan diri dari kekuasaan Istanbul dan akhirnya menjadi otonom.Sultan-sultan Usmani tetap mengirim seorang Pasya Turki ke Kairo untuk bertindak sebagai wakil mereka dalam memerintah daerah ini.tetapi kerena kekuasaan sebenarnya terletak di tangan kaum Mamluk,kedudukannya di Kairo tidak lebih dari kedudukan seorang Duta besar.
            Kaum Mamluk berasal dari budak-budak yang dibeli di Kaukasus,suatu daerah pegunungan yang terletak di daerah perbatasan antara Rusia dan Turki.merka dibawa ke Istanbul atau ke Kairo untuk diberi didikan militer,dan dalam dinas kemiliteran kedudukan mereka meningkat dan diantaranya ada yang dapat mencapai jabatan militer tertinggi. Setelah jatuhnya prestise Sultan-sultan Usmani,mereka tidak mau lagi tunduk kepada Istanbul bahkan menolak pengiriman hasil pajak yang mereka pungut dengan secara kekerasan dari rakyat Mesir ke Istanbul.kepada mereka disebut Syeikh Al-Balad dan Syeikh inilah yang sebenarnya menjadi Raja di Mesir pada waktu itu.karena mereka bertabiat kasar dan biasanya hanya tahu bahasa Turki dan tak pandai berbahasa Arab,hubungan mereka dengan rakyat Mesir tidak begitu baik.[4]
            Napoleon datang ke Mesir bukan hanya membawa tentara.dalam rombonganya terdapat 500 kaum sipil dan 500 wanita.di antara kaum sipil itu terdapat 167 ahli dalam berbagai cabang ilmu pengetahuan.Napoleon juga membawa dua set alat percetakan dengan huruf latin,Arab dan Yunani.ekspedisi itu datang bukan hanya untuk kepentingan militer,tetapi juga untuk keperluan ilmiah.untuk hal tersebut akhir ini dibentuk suatu lembaga ilmiah bernama Institut d’Egypte,yang mempunyai empat bahagian : Bahagian ilmu pasti,Bahagian ilmu Alam,Bahagian Ekonomi-Politik dan Bahagian Sastra-Seni.Napoleon meninggalkan Mesir pada tanggal 31 Agustus 1801.
            Disamping kemajuan materiini,Napoleon juga membawa ide-ide baru yang dihasilkan revolusi Perancis,seperti :
·         Sistem pemerintahan republic yang dalamnya kepala Negara dipilih untuk waktu    tertentu.
·         Ide persamaan (egalite) dalam arti samanya kedudukan dan turut srtanya rakyat dalam soal pemerintahan.
·         Ide kebangsaan yang terkandung dalam maklumat Napoleon bahwa orang Perancis merupakan suatu bansa (nation) dan bahwa kaum Mamluk adalah orang asing dan datang ke Mesir dari Kaukasus.
            Inilah beberapa dari ide-ide yang dibawa ekspedisi Napoleon ke Mesir,ide-ide yang pada waktu itu belum mempunyai pengaruh yang nyata bagi ummat Islam di Mesir.tetapi dalam perkembangan kontak dengan barat di abad kesembilan belas ide-ide itu makin jelas dan kemudian diterima dan dipraktekkan.bagaimanapun,ekspedisi Napoleon telah membuka mata umat Islam Mesir akan kelemahan dan kemunduran mereka.[5]


F.Jamaluddin Al-Afghani
            Jamaluddin Al-Afghani adalah seorang pemimpin pembaharuan dalam Islam yang tempat tinggal dan aktivitasnya berpindah dari satu Negara Islam ke Negara Islam lain.pengaruh terbesar ditinggalkannya di Mesir dan oleh karena itu bukanlah tidak pada tempatnya kalau uraian mengenai pemikiran dan aktivitasnya dimasukkan ke dalam bahagian,tentang pembaharuan di Mesir.
            Jamaluddin lahir di Afganistan pada tahun 1839 dan meninggal dunia di Istanbul pada tahun 1897.ketika baru berusia duapuluh dua tahun ia telah menjadi pembantu bagi pangeran Dost Muhammad Khan di Afganistan.di tahun 1864 ia menjadi penasehat Sher Ali Khan.beberapa tahun kemudian ia diangkat oleh Muhammad A’zam Khan menjadi perdan menteri.dalam pada itu Inggris telah mulai mencampuri soal politik dalam negeri Afganistan dan dalam pergolokan yang terjadi Al-Afghani memilih pihak yang melawan golongan yang dikosong Inggris.fihak pertama kalah dan Al-Afghani merasa lebih aman meninggalkan tanah tempat lahirnya dan pergi ke India di tahun 1869.[6]
G.Muhammad Abduh
            Muhammad Abduh lahir disuatu desa di Mesir Hilir.di desa mana tidak dapat diketahui dengan pasti,karena ibu bapanya adalah orang desa biasa yang tidak mementingkan tanggal dan tempat lahir anak-anaknya.tahun 1849 adalah tahun yang umum dipakai sebagai tanggal lahirnya.ada yang mengatakan bahwa ia lahir sebelum tahun itu.perbedaan pendapat tentang tempat dan tanggal lahir M.Abduh timbul karena suasana kacau yang terjadi di akhir zaman Muhammad Ali (1805-1849).
            Muhammad Abduh disuruh belajar menulis dan membaca agar kemudian dapat membaca dan menghafal Al-Qur’an.setelah mahir membaca dan menulis iapun diserahkan kepada satu guru untuk dilatih menghafal Al-Qur’an.ia dapat menghafalnya dalam masa dua tahun.kemudian ia dikirim ke Tanta untuk belajar agama di Mesjid Syeikh Ahmad di tahun 1862,setelah dua tahun belajar bahasa Arab,nahu,sharaf,fiqih,dan sebagainya.[7]
Daftar Pustaka

-          Rahman,Fazlur,2001,Gelombang Perubahan Dalam Islam,PT.Raja Grifindo Persada,Jakarta.
-          Nasution,Harun,1996,Pembaharuan Dalam Islam Sejarah Pemikiran Dan Gerakan,PT.Bulan Bintang,Jakarta.
-          Nasution,Harun,1985,Islam Ditinjau Barbagai Aspeknya,cetakan 5.UI Press.Jakarta.

















[1]Prof.Dr.Harun Nasution, Islam Ditinjau Dari Aspeknya,cetakan 5 UI press,Jakarta:1985




  
[2] Fazlur Rhaman,Gelombang Perubahan Dalam Islam,PT. Raja grafindo persada,Jakarta:2001.Hal:245
[3] Ibid,Hal:237                                                                                                                                                                                     










[4] Prof.Dr.Harun Nasution,Pembaharuan Dalam Islam Sejarah Pemikiran Dan Gerakan,PT.Bulan Bintang,Jakarta:1996.Hal:28                                                                                                                                                       
[5] Ibid,Hal:29





[6] Prof.Dr.Harun Nasution,Pembaharuan Dalam Islam Sejarah Pemikirian Dan Gerakan,Jakarta:1996,Hal:51
[7] Ibid,Hal:58                                                                                                                                                                               

Tidak ada komentar:

Posting Komentar